Component-based Development Model

October 11, 2013 in Rekayasa Perangkat Lunak

Component-based development model sangat berkaitan dengan teknologi berorientasi objek. Pada pemrograman berorientasi object, banyak class yang dibangun dan menjadi komponen dalam suatu software. Class-class tersebut bersifat reusable yang artinya dapat digunakan berulang-ulang karena model ini bersifat iteratif.

Proses yang terjadi pada model ini adalah :

  1. Identifikasi class-class yang akan digunakan kembali dengan menguji class tersebut dengan data yang akan dimanipulasi dengan aplikasi dan algoritma yang baru.
  2. Class yang dibuat pada proyek sebelumnya disimpan dalam class library, sehingga dapat langsung dari library yang sudah ada.
  3. Software dibangun dengan class-class yang sudah ditentukan atau class baru yang diintegrasikan.

Kelebihan

  • Menggunakan model reuse pada komponen yang sudah mewakili kebutuhan umum.
  • Pengurangan waktu siklus pengembangan.
  • Penurunan yang signifikan dalam biaya pengembangan proyek.
  • Peningkatan yang signifikan dalam produktivitas.
  • Pembangunan software dengan menggunakan komponen yang sudah tersedia dapat menggunakan komponen COTS (Commercial off-the-shelf) yang bisa didapatkan dengan membeli komponen yang sebelumnya sudah dibangun secara internal.

Model ini menekankan pada perancangan dan pembangunan software dengan menggunakan komponen software yang sudah ada. Component-based Development Model ini dibagi menjadi dua bagian yaitu :

  • Domain Engineering dimana menciptakan model domain bagi aplikasi yang akan digunakan untuk menganalisis kebutuhan pengguna. Identifikasi, pembangunan, pengelompokkan dan pengalokasian komponen-komponen software agar dapat digunakan pada sistem yang ada atau yang akan datang.
  • Software Engineering dimana melakukan analisis terhadap domain model yang sudah ditetapkan kemudian menentukan spesifikasi dan merancang berdasarkan model struktur dan spesifikasi sistem, kemudian melakukan pembangunan software dengan menggunakan komponen-komponen yang sudah ditetapkan berdasarkan analisis dan rancangan yang dihasilkan sebelumnya hingga akhirnya menghasilkan software.

 

Menurut saya, model ini lebih tepat digunakan untuk pengembangan aplikasi dengan waktu yang lebih singkat dan untuk pengembangan aplikasi dari suatu perusahaan yang sudah memiliki standarisasi, sehingga ketika perusahaan tersebut ingin menambah/mengembangkan modul-modul tertentu, developer tidak usah melakukan pengkodean ulang, namun untuk hal-hal yang sesuai dengan standarisasi tersebut, developer hanya tinggal menggunakan kembali class-class yang sudah ada, baik itu class yang ada dalam satu project tersebut maupun pada project lain.

 

sumber : Bahan Ajar (Diktat Kuliah) Rekayasa Perangkat Lunak, Falahah
http://it.toolbox.com/wiki/index.php/Component_Based_Model

Sistem Operasi dan Platform

October 7, 2013 in Sistem Operasi

Sistem Operasi

Pengertian sistem operasi dapat dilihat dari berbagai sudut pandang. Dari sudut pandang pengguna, sistem operasi merupakan alat untuk mempermudah dalam penggunaan komputer. Berbeda ketika pengguna tersebut banyak (multi-user), sistem operasi dapat dipandang sebagai alat untuk memaksimalkan penggunaan sumber-daya komputer. Sedangkan dari sudut pandang sistem, sistem operasi dapat dianggap sebagai alat yang menempatkan sumber daya secara efisien (Resource Allocator). Sistem operasi ialah manager bagi sumber daya yang menangani konflik permintaan sumber daya secara efisien. Sistem operasi juga mengatur eksekusi aplikasi dan operasi dari alat I/O (Input/Output). Fungsi ini dikenal juga sebagai program pengendali (Control Program). Sistem operasi juga merupakan suatu bagian program yang berjalan setiap saat, yang dikenal dengan istilah kernel.

Sistem operasi berada diantara program aplikasi dan hardware. Semua perangkat lunak berjalan dibawah kontrol sistem operasi dan mengakses hardware melalui sistem operasi.

Pada umumnya, sebuah sistem operasi modern akan terdiri dari komponen sebagai berikut :

  • Manajemen Proses
  • Manajemen Memori Utama
  • Manajemen Sistem Berkas
  • Manajemen Sistem I/O
  • Manajemen Penyimpanan Sekunder
  • Proteksi dan Keamanan

 

(sumber : Pengantar Sistem Operasi Jilid Pertama, MDGR)

Platform

Platform merupakan sistem operasi tempat dimana sebuah aplikasi dijalankan. Platform dapat dibayangkan seperti sebuah lingkungan tempat sebuah aplikasi diciptakan. Setiap komputer menggunakan Central Processing Units (CPU) dengan spesifikasi tertentu yang dirancang untuk mengeksekusi bahasa mesin yang lebih spesifik. Platform pada umumnya sudah menyertakan arsitektur komputer, sistem operasi atau bahasa pemrograman dan runtime library. Platform sangatlah penting untuk pengembangan aplikasi/software dan platform menyediakan bytecode, source code, dan kode mesin kepada pengembang aplikasi.

 

http://www.technopedia.com/definition/3411/platform

http://en.wikipedia.org/wiki/Computing_platform

Jadi, apa perbedaan antara Sistem Operasi dan Platform?

Menurut saya, setelah membaca secara singkat penjelasan mengenai sistem operasi dan platform, maka dapat disimpulkan bahwa platform memiliki peran yang sangat penting dalam sebuah perangkat komputer. Pasalnya, platform merupakan perantara atau penghubung antara software dan hardware. Aplikasi memberikan perintah kepada hardware melalui sistem operasi yang ada pada platform perangkat komputer. Pada sistem operasi inilah, perintah tersebut diubah ke bahasa mesin dan dilanjutkan ke hardware. Sedangkan sistem operasi adalah satu bagian dari platform yang berfungsi sebagai “manager” dalam suatu environment komputer. Sistem operasi-lah yang bertugas dalam pengaturan software yang sedang berjalan diatasnya.

OS vs OS

October 7, 2013 in Sistem Operasi

Perbandingan Sistem Operasi
Windows 7 vs Windows 8
Menurut saya, setiap sistem operasi memiliki kekurangan dan kelebihannya tersendiri, begitupun pada Windows 7 dan Windows 8. Ada beberapa fitur yang dimiliki Windows 7, namun tidak dimiliki oleh Windows 8, begitupun sebaliknya. Berikut perbandingan antara Windows 7 dengan Windows 8 :
1. Fitur Layar Sentuh
Perbedaan yang paling mendasar dari Windows 8 dengan Windows 7 adalah adanya fitur layar sentuh. Sebenarnya di Windows 7 sudah ada fitur ini, hanya saja kurang maksimal.
2. Layar atau Tombol Start
Tidak seperti Windows 7, tombol Start pada Windows 8 tersembunyi. Tombol ini berfungsi mirip dengan layar Home pada sistem operasi mobile Windows Phone 7, dan hanya muncul jika kita mengarahkan kursor mouse ke arah pojok kiri bawah.
3. Fitur Charms
Windows 8 memiliki fitur Charms yang belum dipasang di Windows 7. Dengan fitur ini, kita bias mengakses menu Search, Share, Device, serta Settings hanya dengan mengarahkan mouse ke arah sebelah kanan layar.
4. Search dan Social Windows 8
Selain fitur Charms, menu Search juga bisa dilakukan di menu Start seperti pada Windows 7. Di Windows 8, kita dapat dengan mudah dan cepat mengakses jejaring sosial, karena adanya aplikasi Facebook, Twitter, dan Linkedln yang sudah otomatis terdapat di tampilan.
5. Windows 8 Memiliki Device ARM
Jika sebelumnya Windows hanya mendukung PC dengan prosesor AMD atau Intel x86 based, kini Windows 8 juga dapat digunakan pada beberapa device yang menggunakan ARM.
6. Windows Store
Windows Store adalah bagian utama dari Windows 8 yang menyediakan berbagai macam aplikasi, baik aplikasi gratis, maupun berbayar.
7. Fitur Cloud Windows 8
Kini, ada fitur Cloud di Windows 8. Dengan fitur ini, kita bisa mensinkronisasi data kita ke aplikasi Skydrive.
Kelemahan Windows 8 :
  • Tumpang tindih Metro UI dan Aero UI.
  • Tidak ada opsi untuk mengubah tiles menjadi icon.
  • Sulit berpindah antar screen.
  • Masih banyak aplikasi yang belum support di sistem operasi ini. (Windows 8) 
Namun meskipun ada kelemahan-kelemahan pada Windows 8 , Windows 8 jauh lebih baik dibandingkan Windows 7.
Symbian vs Windows Phone 7
Symbian adalah sistem operasi terbuka yang dikembangkan oleh Symbian Ltd. yang dirancang untuk digunakan mobile device.
Keunggulan Symbian :
  • Sistem operasi ini sejak awal dirancang khusus untuk ponsel. Berbeda dengan sistem operasi dari microsoft yang diadopsi dari sistem operasi komputer.
  • Aplikasi pada sistem operasi symbian kebanyakan berbasis platform Java sehingga banyak developer yang mengembangkan aplikasi pada sistem operasi ini.
  • Symbian menyediakan suatu user interface (UI) framework yang fleksibel, sehingga supaya para developer dapat memvariasikan produk-produknya.

Kelemahan Symbian :

Karena memiliki sistem operasi terbuka, device dengan menggunakan sistem operasi ini sangat rentan terhadap serangan virus. Device dengan sistem ini mudah hang atau lambat dalam membuka beberapa fitur seperti galeri, musik, maupun SMS.
Windows Phone 7 adalah salah satu sistem operasi mobile yang dikembangkan oleh Microsoft dan didesain untuk digunakan pada smartphone. Sistem operasi ini adalah upgrade dari sistem operasi mobile milik microsoft yang sebelumnya yaitu Windows Mobile.
Keunggulan Windows Phone :
  • Sebagian besar teknologi IT yang dipakai berbasis Windows, kecocokan dalam hal platform serta ekstensi yang mudah dengan software komputer dipandang bahwa Microsoft dianggap lebih ideal dibandingkan Symbian.
  • Windows Phone menawarkan berbagai fitur unggulan seperti Mobile Blog, GPS, Video HD, dll.
  • Windows Phone memiliki Windows Marketplace, tempat dimana disediakan aplikasi-aplikasi gratis maupun berbayar.

Kelemahan Windows Phone :

Windows Phone bersifat tertutup sehingga sulit bagi software developer independen untuk menciptakan aplikasi-aplikasi baru.
Skip to toolbar